Jumat, 31 Juli 2009

101 inovasi indonesia

selamat kepada divisi mata air ( divisi alumni KIRSTAL) khususnya K'andi dwi putra dan k'dhonny bramanto, serta divisi arow khususnya M.azzam. telah berhasil menghasilkan karya yang lolos menjadi karya terinovatif paling prospektif se indonesia 2009 dan akan dibukukan dalam 101 inovasi indonesia. sekali lagi terima kasih yang sebesar-besarnya telah membawa nama baik sman 38 khususnya kirstal.

Kamis, 30 Juli 2009

FINALIS LOMBA PENELITIAN ILMIAH REMAJA (LPIR) 2009

selamat kepada amadea nuurunnisa dan dessy eprilya telah lolos seleksi LPIR dan menjadi finalis LPIR tingkat nasional tahun 2009, wakil DKI Jakarta. selain itu selamat kepada M.arya ondrio, mendapat anugrah utama Remaja Ceria Jakarta Selatan dan mewakili Jakarta selatan di Remaja Ceria tingkat DKI Jakarta. tetap rendah hati dan tetap bersikap juga berfikir ilmiah, dan berjuang membawa nama SMAN 38..

Pengumuman finalis LPIR 2009 dapat dilihat di :

http://siswapsma.org/index.php?page=2&idc=51

Minggu, 26 Juli 2009

Biasakan Minum Teh Mulai Sekarang

Nanopartikel emas yang dibuat dengan menggunakan zat-zat kimia yang ditemukan pada daun teh bisa digunakan untuk mengobati kanker, menurut ilmuwan di Amerika Serikat.

Kattesh Katti, Raghuraman Kannan dan rekan-rekannya di University of Missouri, Columbia, menggunakan zat-zat fitokimia (senyawa-senyawa bioaktif) dari teh Darjeeling untuk mereduksi garam-garam emas menjadi nanopartikel emas. Zat-zat fitokimia juga menstabilkan nanopartikel tersebut dan menutupinya dengan sebuah lapisan non-toksik yang kuat. Karena hanya zat-zat kimia alami yagn digunakan dalam reaksi ini, maka tidak ada produk-produk limbah toksik yang dihasilkan, sehingga menjadikannya sebagai proses hijau 100 persen, kata Katti.

Reaksi-reaksi sederhana untuk membentuk nanopartikel emas menggunakan zat-zat kimia toksik, sehingga tidak cocok dijadikan sebagai obat. Disamping itu, tiol digunakan untuk menstabilkan dan mencegah bergabungnya nanopartikel-nanopartikel tersebut, tetapi ini berarti bahwa partikel-partikel ini tidak bisa terikat ke gugus obat yang mentargetkan lokasi penyakit. Metode Katti mengatasi masalah ini, karena lapisan yang terbentuk oleh zat-zat fitokimia menghentikan penggabungan nanopartikel tetapi masih memungkinkannya untuk berikatan dengan gugus-gugus obat.

Tim Katti telah menguji nanopartikel mereka untuk sel-sel kanker prostat dan kanker payudara. Mereka menemukan bahwa partikel-partikel tersebut memiliki afinitas yang sangat baik untuk reseptor-reseptor sel-sel kanker, yang berarti bahwa bisa digunakan dalam obat antikanker.

“Nanoteknologi hijau merupakan sebuah bidang yang baru muncul, yang menjembatani nanoteknologi dan ilmu alam,” kata Katti. “Proses kami sangat mungkin dilakukan dalam skala yagn lebih besar sehingga memungkinkan penemuan aplikasi medis dan teknologi nanopartikel emas yang lebih luas.”

Tahun 2011 dinobatkan sebagai Tahun Internasional Kimia 2011

Kabar gembira buat semua pecinta kimia, karena dua tahun mendatang tepatnya tahun 2011 dinobatkan sebagai Tahun Internasional Kimia 2011 (International Year of Chemistry – IYC 2011 – Our Life , Our Future). Gagasan Tahun Internasional Kimia 2011 ini pertama kali dicanangkan pada bulan Agustus 2007 pada pertemuan umum The International Union of Pure and Applied Chemistry (IUPAC) di Turin Italia. Gagasan ini ternyata disambut baik oleh dewan PBB dan pada pertemuan PBB bulan Desember 2008, IUPAC dan Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) menyetujui untuk merayakan tahun 2011 sebagai Tahun Internasional Kimia. Tahun 2011 juga bertepatan dengan peringatan 100 tahun penghargaan Nobel Prize Kimia untuk Mme Maria Sklodowska Curie, yang berarti juga peringatan akan kontribusi wanita ke ilmu sains.

Peranan kimia dalam kehidupan manusia begitu penting, seluruh materi baik padat, larutan dan gas tersusun dari berbagai unsur-unsur kimia dan bahkan seluruh proses kehidupan ditentukan oleh berbagai reaksi kimia. IUPAC dan UNESCO menyadari sudah saatnya untuk memperingati keberhasilan kimia dan sumbangannya bagi kehidupan manusia.

“Tahun Internasional Kimia akan meningkatkan apresiasi global terhadap perkembangan ilmu kimia dalam kehidupan kita dan masa depan kita. Saya berharap peringatan ini dapat meningkatkan kepedulian publik terhadap kimia dan meningkatkan ketertarikan kaum muda akan ilmu sains serta memberikan masa depan yang cerah bagi masa depan kimia”, sambutan dari Ketua the International Union of Pure and Applied Chemistry (IUPAC), Professor Jung-Il Jin pada pertemuan PBB.

“Saya menyambut kesempatan untuk memperingati kimia sebagai salah satu dasar dari ilmu sains,” ujar Koichiro Matsuura, Direktur Umum UNESCO, “Meningkatkan kepedulian publik terhadap kimia adalah suatu hal yang sangat penting dalam rangka menjawab tantangan pembangunan yang berkesinambungan. Adalah hal yang mutlak bahwa kimia berperan penting dalam membangun sumber alternatif energi dan menghidupi populasi dunia yang terus berkembang” tambahnya.

Dalam memperingati Tahun Internasional Kimia 2011 akan direncanakan berbagai aktivitas dan event baik regional, nasional dan internasional yang didukung baik dari asosiasi kimia nasional, institusi edukasi, industri, pemerintahan dan organisasi non-pemerintahan. Aktivitas dan event ini berusaha memperkenalkan kepada publik luas tentang peranan kimia, memberikan solusi terhadap tantangan global, dan membangun generasi muda yang peduli terhadap sains.

TEKNOLOGI BARU KURANGI POLUSI

Suatu alat yang dinamakan plasmatron secara drastis dapat mengurangi asap yang berasal dari kendaraan bermotor. Alat tersebut telah diuji coba di Massachusetts Institute of Technology (MIT), dan diharapkan dapat dibeli dengan harga murah serta sesuai (compatible ) dengan peralatan mesin kendaraan yang ada pada saat ini. Peneliti MIT mengatakan bahwa pertama kali plasmatron dipasang pada mesin mobil komersial kemudian diuji coba selama dua minggu. Para penemu alat tersebut mengatakan bahwa hasil uji coba memperlihatkan pengurangan polusi yang sangat besar terutama pengurangan Nitrogen Oksida (NO2) dari 2.700 ppm (parts per million ) tanpa plasmatron menjadi tinggal 20 ppm setelah menggunakan plasmatron.


Daniel R.Cohn, Ketua Divisi Teknologi Plasma dari Plasma Science and Fusion Center (PSFC), mengatakan bahwa penemuan tersebut merupakan suatu era baru bagi pengurangan polusi kendaraan bermotor. Menurut Cohn : “Sukses perpaduan antara plasmatron dengan mesin mobil, membuat langkah selanjutnya untuk pengujian di jalan raya”. Menurut para peneliti, plasmatron bekerja seperti proses penyulingan minyak (oil refinery) yakni mengkonversikan berbagai bahan bakar kedalam gas yang kaya akan hidrogen berkualitas tinggi. Bahan bakar yang diinjeksikan kedalam plasmatron dibuka ke aliran listrik yang merubah bahan bakar dan udara disekitarnya kedalam plasma. Plasma mempercepat laju reaksi dan menghasilkan gas yang kaya akan hidrogen. Walaupun alat tersebut pada saat ini telah digunakan dalam aplikasi industri, namun yang digunakan di industri jauh lebih besar dibandingkan dengan versi MIT selain lebih boros energi dalam mengoperasikannya.

Dr.Cohn menegaskan bahwa merekalah yang pertama kali mengembangkan plasmatron dalam ukuran kecil dan dengan daya yang rendah, yakni lebih kecil dari satu kilowatt. Lebih lanjut Dr.Cohn menambahkan bahwa mereka pulalah yang pertama kali mengaplikasikan dengan menambahkan alat tersebut ke mesin mobil untuk mengurangi polusi kendaraan bermotor. Langkah selanjutnya adalah memasang plasmatron pada kendaraan sebenarnya yang beroperasi di lapangan. Nantinya para peneliti mengharapkan dapat menerapkan pemakaian plasmatron tersebut pada bus. Walaupun pengujian yang dilakukan pada saat ini menggunakan mesin dengan bahan bakar bensin, para peneliti mengatakan bahwa penemuan mereka berlaku juga bagi bahan bakar diesel dan biofuels. Para peneliti mempunyai lima patent yang berhubungan dengan plasmatron.
Pelitian tersebut disponsori oleh “DOE Office of Heavy Vehicle Technologies “

Senin, 30 Maret 2009

PRESTASI KIRSTAL SAMPAI BULAN MARET 2009

begitu banyak karunia yang allah berikan kepada kami, hingga kami dapat berprestasi dan meneruskan tongkat estavet yang telah diberikan oleh generasi sebelumnya, berikut prestasi terbaru dari kami :
1. Juara 2 debat kostercix 2008 antar sma jaksel
2. Juara 3 speaking contest kostercix 2008 antar sma jaksel
3. Juara 2 LKIR tingkat kota bidang rekayasa teknologi jakarta selatan 2008
4.Juara 1 LKIR tingkat provinsi bidang rekayasa teknologi kategori perseorangan tahun 2008
5.Juara 3 Lomba karya ilmiah bidang farmasi 2008 universitas pancasila
6. Juara 3 lomba proposal 2009 tingkat kota jakarta selatan
7. peraih award penelitian terinovatif 2009 tingkat jakarta selatan
8. finalis KIR Teladan jakarta selatan 2009
9. finalis ISPO 2009 tingkat nasional, wakil DKI Jakarta bidang Lingkungan

dan masih banyak prestasi sebelumnya dan yang akan kami raih pada bulan2 dan event2 berikutnya, semoga prestasi yang kami raih tidak menjadikan kami tinggi hati tetapi membuat kami sadar bahwa kami harus tetap berusaha dan rendah hati dengan berlandaskan pada moto kami "bersikap dan berfikir ilmiah"
 

Sabtu, 28 Maret 2009

FORMAT PENULISAN KARYA ILIMIAH RETEK

KATA PENGANTAR……………………………………………………………………. 

ABSTRAK………………………………………………………………………………..   

DAFTAR ISI……………………………………………………………………………...   

DAFTAR TABEL………………………………………………………………………...   

DAFTAR GAMBAR……………………………………………………………………..   

 

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah…………………………………………………………  

B. Identifikasi Masalah……………………………………………………………..   

C. Batasan Masalah…………………………………………………………………     

D. Rumusan Masalah……………………………………………………………….    

E. Tujuan Penelitian…………………………………………………………………    

F. Kegunaan Penelitian……………………………………………………………..     

G. Sistematika Penulisan……………………………………………………………    

 

BAB II KAJIAN PUSTAKA

         A. Kajian Pustaka……………………………………………………………………    

                

         B. Hipotesis Penelitian……………………………………………………………….   

 

BAB III METODE PENELITIAN

         A. Metode……………………………………………………………………………. 

         B. Rancangan Penelitian……………………………………………………………...  

         C. Populasi dan Sample………………………………………………………………   

         D. Instrumen Penelitian………………………………………………………………   

         E. Tekhnik Pengumpulan Data………………………………………………………    

         F.  Analisa Data……………………………………………………………………...    

         G. Kerangka Berfikir………………………………………………………………        

BAB IV HASIL PENELITIAN

         A.  Deskripsi Data…………………………………………………………………...  

         B. Pengujian Hipotesis………………………………………………………………   

        

BAB V ANALISA DAN PEMBAHASAN

         A. Gambar dan Rancangan Penelitian……………………………………………...    

         B. Mekanisme Kerja Alat…………………………………………………………..      

         C. Proses Pembuatan dan Uji Coba Prototype……………………………………..     

         E. Analisa Hasil Uji Coba………………………………………………………….     

         F. Perbaikan dan Pengembangan Prototype……………………………………….       

         G. Analisa Hasil Penelitian…………………………………………………………      

         

         I. Spesifikasi Pemakaian dan Prisip Kerja Alat Pada Bidang Pemakaian………….      

         J. Anggaran Penelitian………………………………………………………………    

 

BAB VI PENUTUP

         A. Simpulan………………………………………………………………………....     

         B. Saran………………………………………………………………………………  

 

DAFTAR PUSTAKA